GUNADARMA-STIENUS INTERNATIONAL OPEN CHESS 2015 YOGYAKARTA - GM SUSANTO MEGARANTO JUARA

Para insan catur Indonesia memang sangat haus dengan turnamen catur Internasional OPEN yang memperhitungkan ELO Rating FIDE, apalagi dengan format CATUR KLASIK. Turnamen catur semacam ini terbilang LANGKA di Indonesia. Selama ini turnamen catur LOKAL Indonesia didominasi dengan TURNAMEN CATUR CEPAT 25 menitan yang selalu ada sepanjang tahun setiap bulan, bahkan setiap minggu. Bahkan ada kalanya 1 minggu sampak bentrok beberapa turnamen catur yang digelar dengan waktu yang bersamaan. Seandainya sebagian besar turnamen catur OPEN di Indonesia, apalagi yang HADIAHnya GEDE, seperti JAPFA CHESS Festival 2015 yang biasanya di Jakarta, lalu ada PIALA RAJA di Yogyakarta dan ICCRI CHESS di Jember-Jawa Timur DIBIKIN TURNAMEN DENGAN ELO RATING Internasional alangkah bagusnya. Hal ini akan berdampak positif untuk meningkatkan jumlah pecatur Indonesia yang memiliki ELO Rating FIDE dan tentunya ujung-ujungnya akan bisa mendongkrak peringkat Indonesia dalam peringkat catur FIDE, karena peringkat ini dihitung berdasarkan dari rata-rata angka elo rating dari 10 pecatur terkuat di masing-masing negara.

Insan catur sudah mestinya berterima kasih kepada STIENUS Yogyakarta berkolaborasi dengan GUNADARMA Jakarta yang menggelar Turnamen Catur Open Internasional dengan elo rating FIDE dengan format CATUR KLASIK, BUKAN CATUR CEPAT seperti yang sebelumnya digelar. Turnamen catur yang bertajuk GUNADARMA-STIENUS INTERNASIONAL OPEN CHESS 2015 digelar pada 31 Juli s/d 4 Agustus 2015 di kampus STIENUS Yogyakarta. Turnamen ini diprakarsai oleh Pak BUNAWAN BONG, FM, IO, IA. Turnamen catur semacam ini sudah semestinya digelar sebanyak-banyaknya di Indonesia. Turnamen berlangsung 9 babak sistem SWISS yang diikuti oleh sebagian besar pecatur top Indonesia ditambah beberapa pecatur dari luar negeri (Malaysia, Amerika Serikat, Uzbekistan, dll). Turnamen catur dengan hadiah Total Rp.23 Juta ini diikuti peserta sejumlah 126 pecatur.

Pecatur top Indonesia GM Susanto Megaranto akhirnya sukses JUARA setelah mengumpulkan 8 poin dari 9 babak (7x menang 2x remis tanpa kalah sekalipun). Pesaing terdekatnya adalah pecatur muda Indonesia IM Farid Firman Syah dengan 7.5 poin (6x menang 3x remis 0x kalah). Pada babak-5, Megaranto sempat ditahan remis oleh NOVENDRA PRIASMORO. Dan remis pula dengan FARID di babak-6. Namun SANTO menyapu bersih babak 7-8-9, sehingga nilainya tak terkejar oleh para pesaingnya. Pecatur NON-RATING (UNRATED) yang sukses di turnamen ini adalah MUSA MANARISIP (6.5), NURSIYO (6.5) dan YOGA PRADAFA HARAHAP (6). Hasil lengkap turnamen catur top ini bisa diakses di alamat: 

http://www.chess-results.com/tnr182527.aspx?lan=26&art=4&wi=821




Related Posts:

Loading...
Comments
0 Comments