Teori Permainan Tengah part 2

Teori Permainan Tengah (2)

Hello pemain catur!

Kita sudah lama ngak jumpa dalam pelajaran catur “teori permainan tengah”, pada posting kali ini saya akan lanjutkan kembali, masih ingatkah anda pelajaran yang lalu, kita sudah mempelajari sedikit tentang hal strategi.

Sebelumnya saya ulang kembali, teori permainan tengah meliputi 3 hal yaitu : strategi, taktik dan kalkulasi. Nah sekarang akan saya mulai dari hal strategi.

Untuk strategi ini, saya akan berikan contohnya melalui partai-partai catur, sebab dengan cara ini akan memudahkan anda untuk mencapai suatu gambaran yang nyata tentang peranan strategi atau permainan posisi, termasuk juga rencana permainan.

Untuk hal taktik yang akan meliputi mulai dari unsur dasar taktik, hingga pada bentuk kombinasi yang kompleks. Ini akan didapat setelah hal strategi dirasakan cukup memadai.

Sedangkan kalkulasi atau analisa, dirasakan cukup penting untuk diketengahkan bagaimana prosesnya terjadi. Untuk itu sebelum meningkat pada pendekatan tata cara berkalkulasi yang baik dan effisien yang akan saya berikan pada kesempatan posting yang akan datang. Ada baiknya anda mengikuti cara latihan melakukan kalkulasi yang baik.

Perlu diketahui kemampuan berkalkulasi akan berkembang sejalan dengan kemampuan strategi anda dan khususnya kemampuan melihat dan melaksanakan bentuk taktik, tanpa ditunjang oleh tingkat kemajuan strategi dan taktik niscaya effektifitasnya tidak akan mencapai titik maksimal.

Pilihan langkah terbaik, kelanjutan terbaik dari berbagai kemungkinan yang berprospek tak akan mudah dicari tanpa dimilikinya kemampuan strategi dan taktik yang memadai.

Suatu cara berlatih menganalisa atau berkalkulasi ialah sebagai berikut :

1. Pilihlah suatu posisi yang harus dianalisa, sebiknya mulai yang ringan hingga yang agak sukar yang kesemuanya dimaksud untuk lebih menyesuaikan dengan tingkatan masing-masing.
2. Posisi babak tengah dengan kombinasi yang ringan ( jangan problem catur 2-3 mat ), ini dimaksudkan supaya sasaran harus lebih mendekati bentuk praktek, karena problem catur kebanyakan cukup berat untuk dipecahkan khususnya bila mengikuti tatacara analisa yang berlaku disini.
3. Studi babak akhir kebanyakan memerlukan pandangan strategi dan variasinya agak banyak, sehingga pilihan posisi ini hanya berlaku pada tahapan kemudian, komposisi babak akhir akan lebih baik asal yang agak ringan, karena kepastiannya dan unsur taktik lebih banyak berperan.
4. Setelah mendapatkan pilihan posisi, mulailah menyusunnya di atas papan catur lalu anda telah dapat mulai memecahkannya. Harus diingat jangan sekali-kali melakukan gerakan di papan catur. Atur semua itu dalam pikiran anda, seakan anda menghadapinya dalam pertandingan. Mempergunakan jam catur akan lebih baik untuk mengetahui tingkat kecepatan dan ketepatan analisa. Juga dapat mempergunakan stopwatch atau jam biasa, asalkan dicatat pemakaian waktu berpikir anda.
5. Jika telah merasa pasti bahwa posisi itu sudah dipecahkan, cobalah teliti ketepatannya. Baik atau lemahnya kalkulasi anda akan terbukti, dan lakukan itu secara rutin dan bertahap. Apabila ada posisi yang sukar ditebak ( maka hindarilah bentuk yang agak kompleks atau yang masih memerlukan penanganan strategi ). Dianjurkan untuk sebaiknya tidak melihat langsung jawabannya. Tinggalkanlah dan ganti dengan posisi yang harus dipecahkan lainnya, karena walaupun bisa anda meneliti ketepatan dari apa yang sudah anda peroleh sebahagian dan ingin melihat selebihnya menurut jawabannya, tapi menfaat berlatih untuk mengiatkan kalkulasi seperti dalam bertanding, akan tidak mencapai sasarannya.
6. Cara ini bila dilakukan dengan sebaik-baiknya, dapat menghasilkan peningkatan daya kalkulasi anda. Kemudian dari hasil mempelajari strategi dan taktik lebih lanjut, akan membawa anda pada kemampuan yang lebih tinggi.

Perlu diketahui bahwa dalam mengahadapi situasi tertentu dalam plertandingan yang sebenarnya, kita dihadapi masalah sebagai berikut:

- Sifat posisi masih memerlukan penelitian apakah sepenuhnya perlu penanganan taktik, karena kita telah unggul dan tinggal mengatur analisa untuk membawa kita pada kemenagan. Ataukah perlu penanganan strategi, sehingga kalkulasi mendalam, belum lagi dibutuhkan, kecuali adanya kemungkinan taktik yang tidak kompleks yang melengkapi proses perwujudan kemenangan dalam posisi yang unggul itu
- Kita tidak dapat menentukan sampai sejauh mana analisa itu diperlukan . Hanya dengan kemampuan strategi dan taktik yang memadai, dapat ditentukan arahan yang sebenarnya diperlukan.

Demikian dulu hal tentang kalkulasi pada posting kali ini. Kembali pada hal strategi yang merupakan sasaran pertama dalam rangkaian teori permainan tengah, sekarang kita lanjutkan sampai sejauh mana strategi itu berperan dalam praktek ( partai-partai ), dalam prakteknya anda akan menemukan berbagai macam keuntungan-keuntungan strategi yang bisa diwujudkan menjadi keunggulan, tak lupa pula kemungkinan taktiknya apabila jelas dibutuhkan di dalam pencapaian kemenangan.

Sistematik dari bentuk strategi beserta uraiannya. Khusus pada bentuk yang utama dan penting akan saya uraikan pada partai-partai yang akan disajikan pada postingan ini,

Pada partai 1 yang lalu, telah saya uraikan beberapa keunggulan strategi seperti :

1. Posisi buah aktif menekan kubu lawan.
2. Susunan bidak pusat yang kuat.
3. Memiliki keunggulan ruang gerak.
4. Adanya posisi buah-buah lawan yang lemah.

Sedangkan pada partai 2 yang lalu, yang diakhiri dengan kombinasi taktik, terlihat adanya keuntungan-keuntungan strategi seperti :

1. Memiliki keunggulan aktifitas buah.
2. Adanya posisi raja lawan yang lemah.
3. Memiliki hubungan dan kerjasama perwira dan bidak yang lebih baik.

Nah sekarang kita akan lanjutkan uraian hal strategi ini, melalui partai 3 dibawah ini:

3. S.TARTAKOWER (USSR) GMI – R.DOMENECH, Sitges 1934. Sistem Colle.

Partai ini berisikan pemanfaatan keuntungan-keuntungan strategi antara lain :

1.Keuntungan sepasang Gajah.
2.Penguasaan atas petak sewarna.
3.Kelebihan bidak disayap Menteri.
4.Pembentukan bidak bebas dan pemanfaatannya.

1. d4 Kf6 2. Kf3 e6 3. e3 c5 4. Gd3 Kc6 5. c3 d5 6. Kbd2 Gd6 7. 0-0 0-0 8. Me2 e5.

Hitam mendahului putih dalam usaha membuka posisi agar lebih aktif masing-masing buahnya. Apakah persiapan hitam telah memadai, hal ini dapat dibuktikan kemudian.

9. dxc5 Gxc5 10. e4



Putih harus melakukan 9. dxc5 bukan 9. dxe5, karena hitam akan lebih cepat aktif buahnya, khusus pada penguasaan lajur e.

10…….Gg4 11. exd5 Gxf3

Kurang bijaksana pertukaran ini, karena memberikan putih sepasang Gajah.

12. Mxf3 Mxd5. Jika 12….Kxd5 13. Kb3 diikutin Bd1, putih mendapat inisiatif.

13. Ke4

Terlihat bahwa usaha hitam dalam membuka posisi dimulai dari 8…..e5 hanya memberikan putih perkembangan buah yang lebih baik.

13…..Kxe4 14. Gxe4 Md7 15. Bd1 Mc7 16. b4 Gb6

Jika 16…..Ge7 17. Mh3! (diikuti ancaman Bd7! Putih akan unggul) 17…..h6 (17…..g6 18. Gh6 dan Bd7! +-) 18. Gxh6 gxh6 19. Mf5! Dengan serangan kuat.

17. a4 a6 18. a5 Ga7 19. Mh3 g6 20. Gh6 Bfd8 21. Mf3 (ancaman taktik dengan Mf5!)

21…..Bxd1+ 22. Bxd1 Bd8 23. Gd5 Me7

Disini peranan Gajah amat menentukan dalam penguasaan petak sewarna mengingat Gajah petak putih (Hitam) telah lenyap.

24. h4!

Langkah taktik, bukan saja mengancam Gg5 tapi juga untuk memberi gerak lari bagi Raja putih, di samping rencana h4-h5 untuk membongkar posisi raja lawan.

24…..e4 25. Mf4 Gb8

Situasi telah cukup kritis, mengingat kemungkinan sebagai berikut : 26. Gxf7+ Mxf7?! 27. Bxd8+ Kxd8 28. Mxb8+!, tapi hitam memiliki jawaban 26….Rh8! 27. Bxd8 Mxd8! 28. Md2 Mxh4, hitam malahan berbalik unggul.

26. Mg5!

Permainan akan beralih ketahap akhir setelah pertukaran Menteri dan putih memiliki kelebihan bidak di sayap Menteri.

26….Mxg5 27. Gxg5 Bd7

Hitam harus tetap mencegah diambilnya bidak e4.

28. Bd2 Ge5 29. Gxe4 Bxd2 Gxd2 30. Gxd2



Penilaian posisi telah memberikan keunggulan pada pihak putih antara lain:

- Memiliki satu bidak lebih
- Memiliki sepasang Gajah aktif
- Kelebihan bidak di sayap Menteri

Dalam tahap akhir, keuntungan strategi tersebut sudah memadai untuk membawa kemenangan,

30….Kd8 31. c4

Persiapan pertukaran dalam pembentukan bidak bebas di sayap Menteri.

31…..Rf8 32. b5 Re8.

Raja hitam berusaha mengatasi kelemahannya di sayap Menteri. Disini putih memang dapat secara lambat mengatur posisi dan memanfaatkan keunggulannya dengan mengaktifkan juga rajanya.

Tapi peranan taktik senantiasa diperlukan pada tahap kapan saja dan dilandasi kemampuan melihat situasi dan bentuk taktik yang ada diikuti perhitungan yang seksama, maka kemenganan akan lebih cepat dicapai.

33. Gxb7!

Inilah penyelesaian taktiknya, apa yang diperbuat hitam tak ada yang bisa memberikan harapan terakhir dari kekalahan.

33….axb5. Jika 33…Kxb7 34. bxa6 Gb8 35. axb7 Rd7 36. a6 Rc6 37. Ge3 dan menang.

34. a36 Gb6. Atau 34…..Gd4 ( 34….Kxb7? 35. a7!! ) 35.Ge3 Kxb7 36. Gxd4+-

35. cxb5 Kxb7 36. b6! Penyelesaian yang manis, dengan 36. axb7? Kemenangan putih tidak akan mudah tercapai dengan cara yang cepat.

36….Rd7 37. a7. Hitam menyerah.


4. H.MATTISON – A.NIMZOWITSCH (USSR) GMI, Carlsbad 1929

Pertahanan Hindia Nimzo.

1. d4 Kf6 2. c4 e6 3. Kc3 Gb4 4. Kf3 Gxc3 5. bxc3

Pertukaran ini menghasilkan kelemahan bidak rangkap, tapi dengan imbalan sepasang Gajah.

5….d6 6. Mc2 Me7 7. Ga3. Mencegah majunya bidak hitam ke e5.

7….c5

Hitam telah mempersiapkan rencana menutup kemungkinan maju c4-c5 putih untuk membebaskan posisi bidak rangkapnya dan langsung membuat bidak rangkap putih itu menjadi statis ( keuntungan strategi 1 ).

8.g3. Sebaiknya memainkan e4 dan Gd3, agar bidak c4 terjaga.

8….b6 9. Gg2 Gb7 10. 0-0 0-0 11. Kh4. Lebih baik 11. Kd2, agar Kuda berada di pusat dan juga menjaga bidak c4-nya.

11….Gxg2 12. Rxg2?!



Dengan langkah 11. Kh4 12.Rxg2, putih telah memberikan keuntungan strategi 2 bagi hitam, yakni pengembangan dan penempatan buah lemah. Sebaiknya 12. Kxg2 agar lekas aktif bila diperlukan kemudian.

12….Mb7+ 13. Rg1 Ma6

Ternyata langkah Rg2 tadi, memberikan hitam kesempatan menekan sayap Menteri putih, khususnya bidak c4.

14. Mb3 Kc6 15. Bfd1

Alternatif :
1. 15. dxc5 bxc5, hanya memberikan aktifitas bagi hitam menguasai garis b, dan Benteng langsung mengancam Menteri, plus Ga3 tak terjaga lagi.

2. 15. Kf3 Ka5 16. Mb5 Mxb5 17. cxb5 Kc4 18. Gc1 Kd5, bidak c3 jatuh.

15….Ka5 16. Mb5 Mxb5 17. cxb5 Kc4!. Keuntungan strategi 1.( Bidak rangkap plus bidak c4 lemah dari putih ) telah lenyap, akan tetapi berganti dengan keuntungan strategi lain, yakni dimilikinya petak kuat c4, untuk Kudah hitam.

Aktifitas Kuda di c4, memberikan keuntungan antara lain:

- Menekan posisi lawan, disini langsung mengancam Ga3
- Penempatan Kuda yang aktif dipusat, berguna dalam menyerang dan juga bertahan.

18. Gc1 a6

Terlihat bahwa dengan duduknya Kuda di c4, hitam dapat membuka lajur a, tanpa kuatir atas bidak b6, karena terjaga oleh Kc4.

19. bxa6 Bxa6

Kini target hitam adalah menyusun Benteng dilajur a, mengancam bidak terisolir putih ( bidak a ).( Keutungan strategi 3 )

20. dxc5 bxc5

Rangkaian bidak harus baik, jadi 20. dxc5 tidak dianjurkan. Putih telah memiliki kelemahan bidak di a2 dan c3.

21. Kg2

Terlambat sudah bagi Kuda putih untuk ikut membantu posisi yang parah dari putih ini.

21….Kd5

Terlihat bahwa strategi hitam jauh lebih unggul,bila kita membuat penilaian posisi, maka:
Keuntungan strategi antara lain:

1. Hitam memiliki penguasaan petak kuat ( c4 ) oleh Kuda.
2. Penempatan Kuda-kudanya di pusat, yang aktif menekan posisi lawan.
3. Posisi Benteng yang aktif bergabung untuk menekan bidak lawan, melalui penguasaan lajur a.
4. Adanya kelemahan kerjasama buah dari putih.
5. Adanya bidak-bidak lemah, terisolir,a2 dan c3.
6. Hitam memiliki rangkaian bidak yang baik.

Dengan keuntungan-keuntungan strategi tersebut, kemenangan hanyalah soal waktu saja. Disini analisa tak begitu diperlukan, karena kesimpulan umum strategi diperoleh, yakni menekan bidak a2, mengancam bidak c3.

22. Bd3 Bfa8 23. e4 Ke5! Putih menyerah.

Karena setelah 24. Bd1 Kxc3 25.Bf1 Bxa2, putih kehilangan bidak-bidaknya dan kekalahan sudah jelas.

Sampai partai ke 4, hampir lengkaplah contoh-contoh berbagai keuntungan strategi yang tetap maupun sementara, tercakup dari masing-masing partai.

Oke semua pecinta permainan catur! Sampai disini dulu, nanti kita lanjutkan kembali pada posting yang akan datang dengan 3 buah partai catur yang menyangkut tentang strategi ini. Sampai jumpai !

Related Posts:

Loading...
Comments
0 Comments